Roro Fitria Dianugerahi Artis Peduli Toleransi

Jumat, 16 Desember 2016 | 15:04
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share

INDOPOS.CO.ID - Artis dan pemain film Roro Fitria menerima penghargaan sebagai Artis peduli toleransi, atas keterlibatannya dalam berbagai aksi sosial. Sebagai seorang artis dan juga publik figure Roro Fitria kerap kali terlibat dalam kegiatan sosial. Meski tanpa dibayar, Roro mengaku bangga dengan pekerjaan mempromosikan kegiatan-kegitan bertemakan sosial. Tak heran dalam sebuah ajang penghargaan sebagai artis peduli toleransi.

"Alhamdulilah hari ini saya dipercaya sebagai artis peduli toleransi. Di bidang sosial sedikit banyak sumbang sih saya, dan selain itu saya aktif sebagai artis duta bela negara saya siap membantu segala upaya yang telah saya lakukan," ujar Roro Fitria saat ditemui di Planet Hollywood, Kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, (13/14).

Tak hanya Roro beberapa orang yang juga dianggap memiliki kepedulian dalam isu toleransi, juga diberikan penghargaan yang sama. Lantaran telah ikut serta mengkampanyekan dan mempromosikan pentingnya toleransi antar budaya, agama dan dalam kehidupan bernegara.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya acara kali ini diwarnai dengan memberikan penghargaan kepada orang-orang yang dianggap berjasa dalam bidang toleransi. Tidak terbatas kepada pemenang saja. Diantara tokoh-tokoh yang juga dianggap memiliki sumbang sih dalam memperjuangkan masalah toleransi. Panita juga menganjar penghargaan kepada mereka. Seperti Prederik Ndolu (Wartawan Peduli Toleransi), Abah Ukang (Seniman Peduli Toleransi), Roro Fitria  (Artis Peduli Toleransi) dan Erna Santoso (Artis Peduli Toleransi).

"Acara festival kali ini agak beda dari tahun-tahun sebelumnya. Malam ini adalah malam penutupan seklaigus kita akan memberikan penghargaan kepada Tokoh-tokoh yang kita anggap layak untuk menerima pemghargaan dari kita. Dan  acara ini, sudah di buka di Bali, sudah di lakukan juga pemutaran film di Pusat kebudayaan Rusia. Malam ini akan kita tutup," tambah Demian Dematra selaku Founder dan Director International Festival for Spiritulality, Religion and Visionary (IFFSRV).

Selain ke empat tokoh diatas peyelengara juga memberikan penghargaan kepada dua tokoh manca negara yang dianggap berjasa dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat minoritas dan toleransi antara umat beragama melalui karya dan upaya yang mereka lakukan.

Selain ke empat tokoh tersebut dua orang sutradara yang fokus dengan karya-karya mereka dalam bidang toleransi. Cheryl Halpern seorang sutradara perempuan asal Amerika Serikat yang sangat konsern dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan toleransi melalui karya filmnya di berbagai negara.  Selain itu, Lucia Barata seorang sutradara perempuan asal Brazil yang juga menerima penghargaan sebagai star of tolerance.

Festival film bertema toleransi yang di gelar di Bali dan Jakarta baru-baru ini resmi di tutup (13/12) di Planet Hollywood. Acara yang digelar dalam rangka memperingati hari toleransi sedunia pada 16 November 2016. Festifal film internasional bertemakan toleransi disemarakkan oleh 755 film dari berbagai negara. Acara ini sukses digelar atas kerjasama Internasional Film Festival for Spiritulity, Religion and Visionary (IFFSRV) dan Wolrd Tolerance Awards (WTA). (anh)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%